2.1 Apa Itu Blockchain? Di bab sebelumnya, kita sudah ngomongin mengapa Bitcoin dibuat — kemarahan terhadap sistem yang rusak, krisis 2008, skandal Bank Century, dan impian sekelompok kriptografer tentang uang yang benar-benar bebas. Tapi mengetahui motivasinya saja belum cukup. Sekarang kita masuk ke pertanyaan yang lebih susah: bagaimana sebenarnya cara kerjanya? Karena kalau Bitcoin mau menggantikan ratusan tahun infrastruktur perbankan, ia harus dibangun di atas sesuatu yang jauh lebih kokoh dari sekadar niat baik dan semangat revolusi. Jawabannya dimulai dari satu kata yang mungkin sudah sering lo dengar, tapi hampir pasti masih samar di kepala lo: Blockchain. Kata ini sudah jadi salah satu kata paling overused sekaligus paling disalahpahami di dunia teknologi dan keuangan. Ia dipakai oleh startup untuk kedengarannya keren, oleh politisi yang gak paham tapi pengen terlihat melek teknologi, dan oleh orang-orang di tongkrongan yang baru beli Bitcoin semi...
1.1 Hari Ketika Sistem Memperlihatkan Wajah Aslinya Sebelum kita ngomongin Bitcoin, gue mau ngajak lo mundur dulu ke sebuah momen — momen di mana sistem keuangan dunia, yang selama ini lo percaya, tiba-tiba memperlihatkan wajah aslinya. 15 September 2008. Hari itu, jutaan orang di seluruh dunia menyalakan TV mereka dan menyaksikan sesuatu yang gak pernah mereka bayangkan bakal terjadi: Lehman Brothers, salah satu bank investasi terbesar di Amerika Serikat dengan aset senilai $639 miliar, resmi mengajukan kebangkrutan. Ini menjadi kebangkrutan korporasi terbesar dalam sejarah Amerika Serikat — dengan utang mencapai $613 miliar — yang memaksa ribuan karyawan kehilangan pekerjaan sekaligus menyeret perekonomian global yang sudah goyah ke dalam jurang yang jauh lebih dalam. NPR Kantor pusat Lehman Brothers di New York pada 15 September 2008, mengajukan permohonan kebangkrutan (Mark Lennihan/AP) Dalam hitungan jam, kepanikan menyebar ke seluruh penjuru dunia. Kejatuhan ...