Langsung ke konten utama

Catatan Harian Bitcoin #006: Gencatan Senjata Berakhir Besok — Bitcoin Lagi Duduk di Atas Bom Waktu


21 April 2026, 08:00 WIB

Pekan lalu ditutup dengan cukup menarik. Bitcoin sempat naik ke atas $76.000 pada hari Jumat setelah Selat Hormuz dibuka kembali dan harga minyak turun. Pasar ikut bersemangat. Tapi semangat itu tidak bertahan lama — akhir pekan kemarin Amerika Serikat justru menyita kapal tanker berbendera Iran yang mencoba melintas, dan situasi Timur Tengah kembali tegang.

Hari ini, Senin, Bitcoin dibuka lebih rendah di sekitar $73.820 sebelum akhirnya memantul kembali ke $75.324. (Fortune) Sebuah pemulihan yang cukup tangguh mengingat kondisi geopolitiknya masih panas.

Tapi ada satu tanggal yang gue tandai merah besar di kalender minggu ini: 22 April. Besok. Gencatan senjata AS-Iran resmi berakhir.


Besok Adalah Hari Kuncinya

Gencatan senjata dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran yang jadi bahan bakar rally Bitcoin sejak awal April ini akan habis masa berlakunya besok. Dan situasinya sekarang jauh lebih pelik dibanding dua minggu lalu — akhir pekan kemarin Amerika malah menyita kapal Iran, bukan persis suasana yang kondusif untuk perpanjangan perjanjian damai.

Para analis memandang $74.000 sebagai garis batas penting minggu ini. Selama Bitcoin bertahan di atas angka itu sampai batas waktu gencatan senjata berlalu, sinyal yang terbaca adalah permintaan dari institusi masih cukup kuat untuk menahan tekanan. Kalau jebol ke bawah, kegaduhan bisa datang kembali dengan cepat. (CoinDesk)

Bukan berarti Bitcoin pasti jatuh kalau gencatan senjata tidak diperpanjang. Tapi kemungkinan gejolak harga — ke atas maupun ke bawah — jadi jauh lebih besar dalam 48 jam ke depan.


Konferensi Bitcoin Las Vegas — Berkah atau Jebakan?

Satu hal lagi yang perlu masuk radar: Konferensi Bitcoin 2026 akan digelar di Las Vegas, 27–29 April — pekan depan.

Konferensi tahunan ini biasanya jadi ajang pengumuman besar. Tahun-tahun sebelumnya, harga Bitcoin cenderung naik menjelang konferensi, tapi justru turun setelahnya. Pola ini terjadi hampir konsisten dari 2019 sampai 2025. (CoinDesk)

Artinya: momen ini bisa jadi kesempatan bagus untuk beli sebelum konferensi, tapi perlu waspada begitu euforianya sudah memuncak di hari-hari awal acara.


Strategy Borong Lagi — Dan Angkanya Bikin Geleng Kepala

Di tengah semua ketidakpastian ini, Strategy — perusahaan milik Michael Saylor yang terkenal doyan timbun Bitcoin — pekan lalu membeli 34.164 Bitcoin sekaligus seharga $2,54 miliar. (CoinDesk)

Untuk gambaran skalanya: $2,54 miliar itu setara dengan sekitar Rp 40 triliun lebih. Dihabiskan dalam satu pekan, untuk satu aset. Total kepemilikan Bitcoin mereka kini sudah di angka yang mustahil diabaikan oleh pasar mana pun.

Ini bukan keputusan impulsif. Ini sinyal bahwa orang-orang yang punya akses ke data paling lengkap dan modal paling besar masih yakin dengan arah jangka panjang Bitcoin.


Satu Risiko yang Jarang Dibahas: Konferensi Bisa Jadi Titik Puncak Sementara

Berdasarkan data historis tujuh tahun terakhir, harga Bitcoin rata-rata naik menjelang konferensi tahunan, tapi melemah di minggu-minggu setelahnya. Di 2022 misalnya, Bitcoin hanya turun 1% selama konferensi Miami berlangsung, tapi kemudian rontok hampir 30% dalam beberapa pekan berikutnya. (CoinDesk)

Ini bukan berarti hal yang sama pasti terjadi lagi. Tapi sebagai catatan pribadi, gue tidak mau terlena dengan euforia konferensi dan lupa bahwa sejarahnya tidak selalu ramah.


Radar Pekan Ini

Tanggal Peristiwa Potensi Dampak
22 April Gencatan senjata AS-Iran berakhir Sangat tinggi — ke dua arah 🔴🟢
27–29 April Konferensi Bitcoin Las Vegas Sedang — potensi euforia jangka pendek 🟡
28–29 April Rapat The Fed — terakhir Powell memimpin Sedang 🟡
Akhir April Pembahasan CLARITY Act di Senat AS Tinggi — berpotensi bullish kuat 🟢

Keputusan Gue Hari Ini

Keputusan gue hari ini: Hold — tunggu dulu sampai 22 April berlalu.

Fundamentalnya masih bagus — institusi masih masuk, cadangan Bitcoin di bursa masih menipis, dan konferensi Las Vegas minggu depan bisa jadi katalis jangka pendek. Tapi dengan gencatan senjata yang berakhir besok dan situasi yang sudah mulai keruh lagi sejak akhir pekan, masuk dengan posisi baru hari ini terasa seperti mengambil risiko yang tidak perlu.

Kalau 22 April berlalu tanpa gejolak besar dan Bitcoin masih bertahan di atas $74.000, gue akan mulai tambah posisi secara bertahap menjelang konferensi Las Vegas. Tapi begitu konferensinya sudah berlangsung dan euforianya terasa di puncak — gue akan mulai berhati-hati dan mungkin pertimbangkan lepas sebagian untuk jaga-jaga, mengingat pola historisnya yang cukup konsisten.

Untuk saat ini, tidak ada keputusan jual — baik sebagian maupun seluruhnya.


⚠️ Tulisan ini adalah catatan pribadi yang kebetulan dipublikasikan secara terbuka. Bukan saran investasi, bukan rekomendasi beli atau jual, dan bukan ajakan untuk melakukan apapun dengan uang siapapun. Semua keputusan investasi adalah tanggung jawab masing-masing individu. Konsultasikan dengan pihak yang kompeten sebelum berinvestasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitocracy Bab 1: Kelahiran Bitcoin — Ketika Dunia Runtuh dan Seseorang Membangun Solusinya

1.1 Hari Ketika Sistem Memperlihatkan Wajah Aslinya Sebelum kita ngomongin Bitcoin, gue mau ngajak lo mundur dulu ke sebuah momen — momen di mana sistem keuangan dunia, yang selama ini lo percaya, tiba-tiba memperlihatkan wajah aslinya. 15 September 2008.  Hari itu, jutaan orang di seluruh dunia menyalakan TV mereka dan menyaksikan sesuatu yang gak pernah mereka bayangkan bakal terjadi: Lehman Brothers, salah satu bank investasi terbesar di Amerika Serikat dengan aset senilai $639 miliar, resmi mengajukan kebangkrutan.  Ini menjadi kebangkrutan korporasi terbesar dalam sejarah Amerika Serikat — dengan utang mencapai $613 miliar — yang memaksa ribuan karyawan kehilangan pekerjaan sekaligus menyeret perekonomian global yang sudah goyah ke dalam jurang yang jauh lebih dalam. NPR Kantor pusat Lehman Brothers di New York pada 15 September 2008, mengajukan permohonan kebangkrutan (Mark Lennihan/AP) Dalam hitungan jam, kepanikan menyebar ke seluruh penjuru dunia.  Kejatuhan ...

Bitocracy Bab 3: Bitcoin vs. Uang Konvensional — Dua Dunia yang Bertabrakan

3.1 Sejarah Singkat Uang: Dari Barter ke Kertas Di dua bab sebelumnya, kita sudah ngomongin mengapa Bitcoin lahir dan bagaimana cara kerjanya secara teknis.  Tapi sebelum kita bisa benar-benar menilai apakah Bitcoin adalah sesuatu yang revolusioner atau sekadar hype yang mahal, kita perlu mundur dulu dan bertanya satu pertanyaan yang kelihatannya sederhana tapi ternyata sangat dalam: Sebenarnya, apa itu uang? Bukan uang dalam artian "duit yang ada di dalam dompet."  Maksud gue, uang sebagai sebuah konsep.  Kenapa kita percaya bahwa selembar kertas bergambar Soekarno-Hatta itu punya nilai?  Siapa yang memutuskan?  Dan kalau jawabannya bisa berubah sepanjang sejarah — dan ternyata memang bisa — maka pertanyaan berikutnya menjadi sangat relevan: siapa bilang sistem yang kita pakai sekarang adalah yang gak akan pernah digantikan? Mari kita mulai dari awal. Sebelum ada uang, manusia bertransaksi dengan sistem barter.  Lo punya ayam, gue punya beras, kita ...

Bitocracy Bab 2: Cara Kerja Bitcoin — Mesin di Balik Uang

2.1 Apa Itu Blockchain? Di bab sebelumnya, kita sudah ngomongin mengapa Bitcoin lahir — kemarahan terhadap sistem yang rusak, krisis 2008, skandal Bank Century, dan impian sekelompok kriptografer tentang uang yang benar-benar bebas.  Tapi mengetahui motivasinya saja belum cukup.  Sekarang kita masuk ke pertanyaan yang lebih menantang:  bagaimana sebenarnya cara kerjanya? Karena kalau Bitcoin mau jadi pengganti ratusan tahun infrastruktur perbankan, ia harus berdiri di atas pondasi yang jauh lebih kuat dari sekadar niat baik dan semangat revolusi. Jawabannya dimulai dari satu kata yang mungkin sudah sering lo dengar, tapi hampir pasti masih kabur di kepala:  Blockchain . Kata ini sudah jadi salah satu kata paling sering dipakai sekaligus paling sering disalahpahami.  Dipakai startup biar kedengaran canggih.  Dipakai politisi yang nggak ngerti tapi pengen kedengeran melek teknologi.  Dan dipakai orang-orang di warung kopi yang baru beli Bitcoin tig...