Langsung ke konten utama

Catatan Harian Bitcoin #007: Tembok $76.000 Akhirnya Jebol — Tapi Kok Langsung Balik Lagi?


23 April 2026, 08:00 WIB

Rabu kemarin adalah hari yang gue tunggu-tunggu sejak dua minggu lalu.

Trump mengumumkan bahwa gencatan senjata dengan Iran diperpanjang tanpa batas waktu. Pasar langsung bereaksi. Bitcoin melesat dari $76.000-an hingga menyentuh $79.388 — level tertinggi sejak awal Februari. Semuanya terasa seperti momen "akhirnya!" yang sudah lama dinantikan.

Tapi kemudian harga turun lagi. Hari ini Bitcoin bertengger di sekitar $77.800. (Fortune)

Naik kencang, tapi tidak bertahan di atas. Ini bukan hal yang mengejutkan — tapi ini yang perlu kita bedah pagi ini.


Kenapa Harga Naik Keras Tapi Langsung Turun Lagi?

Ini pola yang cukup umum di pasar aset berisiko. Ketika ada berita besar yang sudah lama ditunggu-tunggu — seperti perpanjangan gencatan senjata kemarin — banyak orang yang sudah pasang posisi beli sebelum pengumuman resminya. Begitu beritanya keluar dan semua orang buru-buru masuk, yang sudah pasang duluan justru mulai menjual untuk ambil untung.

Hasilnya: harga naik tajam sesaat, lalu turun kembali begitu gelombang jual dari pemegang awal memenuhi pasar.

Pertanyaan pentingnya bukan "kenapa turun lagi", tapi "apakah $77.000-$78.000 sekarang jadi lantai baru?" Kalau iya, ini adalah kenaikan level yang sehat. Kalau tidak, kita mungkin akan balik lagi ke kisaran $74.000-$75.000 dalam beberapa hari ke depan.


Sinyal yang Perlu Diperhatikan Hari Ini

Ada dua hal yang gue pantau ketat hari ini dan besok.

Pertama, soal Selat Hormuz. Meski Trump bilang gencatan senjata diperpanjang tanpa batas, situasinya belum sepenuhnya beres. Iran dikabarkan masih menembaki kapal-kapal yang melintas, dan blokade laut Amerika masih aktif. (Yahoo Finance) Selama situasi di sana belum benar-benar tenang, harga minyak bisa sewaktu-waktu melonjak dan menekan pasar lagi.

Kedua, soal $80.000. Level ini bukan sekadar angka bulat yang terasa psikologis. Banyak posisi taruhan harga turun yang akan terpaksa tutup kalau Bitcoin tembus dan bertahan di atas $80.000 — dan efek dominonya bisa mendorong harga naik jauh lebih cepat dari yang diperkirakan. (CoinDesk) Sebaliknya, kalau $80.000 kembali ditolak untuk kelima kalinya, momentum bullish bisa mulai melemah.


Tiga Hari Terakhir: Ringkasan Cepat

Tanggal Peristiwa Dampak ke Harga
21 April Harga stabil naik perlahan $75.901 ✅
22 April Trump umumkan gencatan senjata diperpanjang + Strategy beli $2,5 miliar BTC Naik ke $79.388, tutup di $78.194 🚀
23 April (pagi) Pasar mencerna kenaikan kemarin, Timur Tengah masih tidak tenang $77.800 — sedikit terkoreksi ⚠️

Konferensi Las Vegas Tinggal 4 Hari Lagi

Konferensi Bitcoin 2026 di Las Vegas dibuka 27 April — empat hari lagi. Seperti yang sudah gue bahas di edisi sebelumnya, secara historis harga cenderung naik menjelang konferensi ini, lalu melemah setelahnya.

Yang menarik, kali ini Bitcoin sudah naik lebih dulu sebelum konferensi dimulai — justru karena katalis gencatan senjata. Jadi pola "naik menjelang konferensi" mungkin sudah terjadi lebih awal dari biasanya. Ini artinya risiko koreksi setelah konferensi selesai tetap perlu masuk hitungan.

Tapi ada satu hal yang bisa mengubah skenario ini: kalau di konferensi Las Vegas ada pengumuman besar — misalnya dari pemerintah Amerika soal cadangan Bitcoin nasional, atau dari institusi besar yang belum pernah menyentuh kripto — itu bisa menjadi bahan bakar tambahan yang membuat pola historis kali ini berbeda.


Keputusan Gue Hari Ini

Keputusan gue hari ini: Beli sebagian — tapi tidak terburu-buru.

Gencatan senjata sudah diperpanjang, tembok $76.000 sudah berhasil ditembus, dan institusi besar masih terus masuk. Ini adalah waktu yang lebih baik untuk mulai membangun posisi dibanding dua minggu lalu ketika semua masih penuh tanda tanya.

Tapi gue tidak akan masuk sekaligus. Separuh dulu sekarang di kisaran $77.000-$78.000. Separuh lagi gue tahan untuk setelah konferensi Las Vegas selesai — kalau harga terkoreksi sesuai pola historisnya, itu justru kesempatan tambah posisi dengan harga lebih murah.

Untuk jual? Belum. Tapi mulai pekan depan, begitu konferensi Las Vegas sedang berlangsung dan euforia mulai terasa, gue akan mulai mempertimbangkan untuk lepas sebagian — bukan seluruhnya, hanya sebagian kecil sebagai langkah berjaga-jaga mengikuti pola yang sudah berulang tujuh tahun terakhir.


⚠️ Tulisan ini adalah catatan pribadi yang kebetulan dipublikasikan secara terbuka. Bukan saran investasi, bukan rekomendasi beli atau jual, dan bukan ajakan untuk melakukan apapun dengan uang siapapun. Semua keputusan investasi adalah tanggung jawab masing-masing individu. Konsultasikan dengan pihak yang kompeten sebelum berinvestasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Empat Hari Hijau. Hari Ini Devisa Bicara.

Catatan pagi Jumat, 8 Mei 2026 Pre-market IHSG kemarin tembus 7.174. Reli empat hari beruntun. Tapi pagi ini indeks langsung berbalik turun begitu buka — dan satu data penting rilis hari ini yang bisa mengubah segalanya. Kemarin IHSG tutup di 7.174,32 — naik 1,15%. Empat hari hijau berturut-turut. Menyentuh intraday high 7.207 sebelum akhirnya pullback. Sektor kesehatan memimpin (+2,01%), diikuti keuangan (+1,98%) dan properti (+1,32%). PANI, BBRI, dan BBCA jadi motor utama. Tapi pagi ini ceritanya berbeda. DataIndonesia.id melaporkan IHSG dibuka menguat ke 7.182, lalu berbalik turun ke 7.164 di menit-menit awal. Rupiah pagi ini juga melemah. Pasar tampak menahan diri — semua mata tertuju ke satu angka yang rilis hari ini pukul 10.00 WIB. IHSG KEMARIN 7.174 (+1,15%) IHSG PAGI INI 7.164 (berbalik) WTI USD 93,2 YTD IHSG −16,98% BI RATE 4,75% Satu data yang jadi pusat gravitasi hari ini Cadang...

$80.000 Akhirnya Jebol — Gara-gara "Project Freedom" Trump di Selat Hormuz

5 Mei 2026, 08:00 WIB Semalam terjadi sesuatu yang sudah empat kali gagal terjadi selama dua bulan terakhir. Bitcoin akhirnya menembus $80.000. Tepatnya dini hari tadi ketika sesi perdagangan Asia di Singapura dibuka, Bitcoin menyentuh $80.529 — level tertinggi sejak 31 Januari. Setelah berbulan-bulan dihadang di angka itu, tembok $80.000 akhirnya jebol juga. ( 24/7 Wall St. ) Dan katalisnya bukan laporan Strategy, bukan CLARITY Act, bukan data ETF — melainkan pengumuman militer dari Gedung Putih bernama "Project Freedom." Apa Itu "Project Freedom"? Kemarin malam, Trump mengumumkan operasi militer Amerika bernama "Project Freedom" — sebuah misi untuk mengawal kapal-kapal dagang yang terjebak di Selat Hormuz agar bisa melintas dengan aman mulai Senin pagi waktu Timur Tengah. ( 24/7 Wall St. ) Ini bukan perjanjian damai. Tapi ini adalah tanda bahwa jalur perdagangan minyak dunia yang selama dua bulan terakhir tersumbat akan mulai terbuka kem...

Bitocracy Bab 14: Disinformasi, Media, dan Manipulasi Pasar — Jangan Percaya Begitu Saja

14.1 Bagaimana Narasi Media Menggerakkan Harga Bitcoin Ada sebuah eksperimen sederhana yang bisa lo coba sendiri. Buka Google Berita, ketik "Bitcoin", lalu perhatikan judulnya.  Kalau harga lagi naik, judulnya berbunyi: "Bitcoin Meroket, Saatnya Masuk Pasar?"   Kalau harga lagi turun, judulnya berbunyi: "Bitcoin Ambruk, Investor Panik Besar-Besaran."   Kalau harga lagi stagnan, judulnya berbunyi: "Bitcoin Menunggu Katalis, Ke Mana Arah Selanjutnya?" Gak ada yang benar-benar memberitahu lo sesuatu yang berguna.  Tapi semuanya berhasil membuat lo merasa harus melakukan sesuatu. Pergerakan harga aset kripto sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar, berita, dan narasi yang berkembang.  Setiap kali ada berita positif — adopsi perusahaan besar, kemajuan teknologi, regulasi yang menguntungkan — harga bisa melonjak karena kepercayaan investor ikut naik.  Sebaliknya, berita negatif seperti peretasan, penipuan, atau larangan regulasi bisa memicu penuruna...