Langsung ke konten utama

Catatan Harian Bitcoin #008: April Terbaik dalam Setahun — Tapi Ada Satu Garis yang Bikin Gue Deg-degan


25 April 2026, 08:00 WIB

Kabar baiknya: Bitcoin sedang menuju bulan April terbaik dalam setahun terakhir. Naik lebih dari 13% sepanjang bulan ini, setelah tiga bulan sebelumnya terus merah. (CoinDesk)

Kabar yang bikin gue berpikir lebih keras: sejak Rabu kemarin, harga sudah tiga kali mencoba menembus $79.000 — dan tiga kali gagal. Hari ini Bitcoin masih parkir di kisaran $77.500–$78.000.

Ada satu garis di chart yang sudah dua kali menghentikan kenaikan Bitcoin — pertama di $94.000 pada Oktober 2025, lalu sekarang di sekitar $78.000–$79.000. Garis yang sama. Dua penolakan. Ini yang perlu kita bahas pagi ini.


Satu Garis yang Perlu Kamu Tahu

Di chart harian Bitcoin, ada garis tren turun jangka panjang yang terbentuk sejak puncak all-time high di $126.000 (Oktober 2025). Garis ini sudah dua kali terbukti menjadi tembok yang kokoh.

Sekarang harga sedang mengetuk garis yang sama untuk ketiga kalinya di sekitar $78.000–$79.000. Ada dua kemungkinan: garis ini akhirnya jebol dan membuka jalan ke $82.000–$86.000, atau Bitcoin kembali dipantulkan ke bawah menuju $72.000–$74.000. (Bitcoin Ethereum News)

Inilah kenapa pekan ini terasa sangat penting.


Sinyal Campur Aduk dari Dalam Pasar

Yang membuat situasi ini menarik adalah data dari dalam pasar yang sedang berbicara dua hal sekaligus.

Di satu sisi, uang terus masuk. Sepanjang pekan kemarin, total dana yang masuk ke ETF Bitcoin di Amerika mencapai $823 juta — tiga pekan berturut-turut dengan angka yang signifikan. BlackRock saja memborong sekitar 6.600 BTC senilai $476 juta dalam satu pekan. (CoinGabbar) Untuk gambaran skalanya: $476 juta itu sekitar Rp 7,5 triliun, habis dalam lima hari kerja.

Di sisi lain, para pemegang Bitcoin lama mulai diam-diam menjual ke pembeli baru ini. Minggu ini saja, para investor Bitcoin merealisasikan keuntungan senilai $5,46 miliar. (CoinGabbar) Ini bukan angka kecil — ini menandakan bahwa ada perpindahan kepemilikan besar-besaran dari tangan lama ke tangan baru.

Pola ini pernah terjadi sebelumnya. Dan biasanya, setelah pergantian kepemilikan besar selesai, harga baru bisa bergerak dengan lebih leluasa ke atas.


Dolar Amerika Lagi Menguat — Ini Masalah

Ada satu hal yang jarang dibahas tapi dampaknya cukup besar: pergerakan nilai tukar dolar Amerika.

Saat ini, korelasi antara Bitcoin dan dolar berada di titik paling berlawanan sejak 2022 — artinya ketika dolar menguat, Bitcoin cenderung turun, dan sebaliknya. Dan 81% pergerakan harga Bitcoin jangka pendek belakangan ini dipengaruhi oleh naik turunnya nilai dolar. (CoinDesk)

Dolar menguat belakangan ini karena harga minyak yang masih merayap naik akibat ketegangan di Selat Hormuz — yang membuat investor khawatir inflasi Amerika belum benar-benar jinak. Kalau kekhawatiran ini mereda, dolar bisa kembali melemah dan Bitcoin punya ruang untuk naik lebih jauh.


Rapat The Fed Minggu Depan — Momen Penentu

Rapat The Fed dijadwalkan 28–29 April — tiga hari lagi. Ini juga rapat terakhir yang dipimpin oleh Jerome Powell sebelum masa jabatannya berakhir.

Kalau The Fed memberikan sinyal bahwa mereka siap memangkas suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan — dolar bisa melemah, likuiditas bertambah, dan Bitcoin punya angin segar untuk akhirnya menembus $79.000 secara bersih. Sebaliknya, kalau Powell masih bersikap hati-hati soal inflasi, pasar bisa kecewa dan tekanan jual bisa datang. (CoinDesk)


Keputusan Gue Hari Ini

Keputusan gue hari ini: Hold — jangan tambah posisi dulu, tapi jangan juga panik jual.

Ini bukan saatnya buru-buru bergerak ke salah satu arah. Ada dua hal besar yang akan menentukan nasib Bitcoin dalam 5 hari ke depan: apakah garis tren turun jangka panjang akhirnya jebol, dan bagaimana sikap The Fed di rapat 28–29 April. Dua hal ini terlalu besar untuk diabaikan dan hasilnya belum bisa diprediksi.

Kalau pekan depan Bitcoin berhasil tutup mingguan di atas $80.000 setelah rapat The Fed, itu adalah sinyal yang sangat kuat dan gue akan tambah posisi. Kalau sebaliknya harga jatuh ke bawah $74.500, gue akan tahan dulu dan tunggu sampai lantai baru terbentuk dengan jelas sebelum masuk lagi.

Untuk jual? Belum. Meski ada kemungkinan koreksi, fundamental jangka menengahnya masih terlalu kuat untuk mulai keluar sekarang.


⚠️ Tulisan ini adalah catatan pribadi yang kebetulan dipublikasikan secara terbuka. Bukan saran investasi, bukan rekomendasi beli atau jual, dan bukan ajakan untuk melakukan apapun dengan uang siapapun. Semua keputusan investasi adalah tanggung jawab masing-masing individu. Konsultasikan dengan pihak yang kompeten sebelum berinvestasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Empat Hari Hijau. Hari Ini Devisa Bicara.

Catatan pagi Jumat, 8 Mei 2026 Pre-market IHSG kemarin tembus 7.174. Reli empat hari beruntun. Tapi pagi ini indeks langsung berbalik turun begitu buka — dan satu data penting rilis hari ini yang bisa mengubah segalanya. Kemarin IHSG tutup di 7.174,32 — naik 1,15%. Empat hari hijau berturut-turut. Menyentuh intraday high 7.207 sebelum akhirnya pullback. Sektor kesehatan memimpin (+2,01%), diikuti keuangan (+1,98%) dan properti (+1,32%). PANI, BBRI, dan BBCA jadi motor utama. Tapi pagi ini ceritanya berbeda. DataIndonesia.id melaporkan IHSG dibuka menguat ke 7.182, lalu berbalik turun ke 7.164 di menit-menit awal. Rupiah pagi ini juga melemah. Pasar tampak menahan diri — semua mata tertuju ke satu angka yang rilis hari ini pukul 10.00 WIB. IHSG KEMARIN 7.174 (+1,15%) IHSG PAGI INI 7.164 (berbalik) WTI USD 93,2 YTD IHSG −16,98% BI RATE 4,75% Satu data yang jadi pusat gravitasi hari ini Cadang...

$80.000 Akhirnya Jebol — Gara-gara "Project Freedom" Trump di Selat Hormuz

5 Mei 2026, 08:00 WIB Semalam terjadi sesuatu yang sudah empat kali gagal terjadi selama dua bulan terakhir. Bitcoin akhirnya menembus $80.000. Tepatnya dini hari tadi ketika sesi perdagangan Asia di Singapura dibuka, Bitcoin menyentuh $80.529 — level tertinggi sejak 31 Januari. Setelah berbulan-bulan dihadang di angka itu, tembok $80.000 akhirnya jebol juga. ( 24/7 Wall St. ) Dan katalisnya bukan laporan Strategy, bukan CLARITY Act, bukan data ETF — melainkan pengumuman militer dari Gedung Putih bernama "Project Freedom." Apa Itu "Project Freedom"? Kemarin malam, Trump mengumumkan operasi militer Amerika bernama "Project Freedom" — sebuah misi untuk mengawal kapal-kapal dagang yang terjebak di Selat Hormuz agar bisa melintas dengan aman mulai Senin pagi waktu Timur Tengah. ( 24/7 Wall St. ) Ini bukan perjanjian damai. Tapi ini adalah tanda bahwa jalur perdagangan minyak dunia yang selama dua bulan terakhir tersumbat akan mulai terbuka kem...

Bitocracy Bab 14: Disinformasi, Media, dan Manipulasi Pasar — Jangan Percaya Begitu Saja

14.1 Bagaimana Narasi Media Menggerakkan Harga Bitcoin Ada sebuah eksperimen sederhana yang bisa lo coba sendiri. Buka Google Berita, ketik "Bitcoin", lalu perhatikan judulnya.  Kalau harga lagi naik, judulnya berbunyi: "Bitcoin Meroket, Saatnya Masuk Pasar?"   Kalau harga lagi turun, judulnya berbunyi: "Bitcoin Ambruk, Investor Panik Besar-Besaran."   Kalau harga lagi stagnan, judulnya berbunyi: "Bitcoin Menunggu Katalis, Ke Mana Arah Selanjutnya?" Gak ada yang benar-benar memberitahu lo sesuatu yang berguna.  Tapi semuanya berhasil membuat lo merasa harus melakukan sesuatu. Pergerakan harga aset kripto sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar, berita, dan narasi yang berkembang.  Setiap kali ada berita positif — adopsi perusahaan besar, kemajuan teknologi, regulasi yang menguntungkan — harga bisa melonjak karena kepercayaan investor ikut naik.  Sebaliknya, berita negatif seperti peretasan, penipuan, atau larangan regulasi bisa memicu penuruna...